Jawa Barat
Mungkin bagi kita, panganan berbuka puasa bisa memenuhi meja makan. Tapi tidak bagi siswa SMART yang kini terdampak pandemi Covid-19. Mereka terpaksa harus tinggal di asrama dan tidak bisa pulang kampung untuk merayakan lebaran bersama keluarga.
“Saya senang puasa sunnah karena tidak jajan dan tidak menghabiskan uang”
“Saya senang puasa sunnah karena takjilnya enak”
“Saya senang puasa sunnah karena rame-rame”
Itulah pengakuan jujur dari Khairul, Arief dan Aqshal. Tiga orang siswa SMART Dompet Dhuafa ketika ditanya bagaimana perasaan mereka ketika puasa sunnah. Selain untuk mendapatkan pahala dan menahan hawa nafsu, ternyata sesederhana itulah mereka mendapatkan rasa senang ketika berpuasa.
Salah satu alasan beberapa donatur memilih berbagi makanan buka puasa bagi siswa SMART Dompet Dhuafa. Kebahagiaan yang terpancar di muka siswa-siswa ketika menikmati menu buka puasa memberikan rasa bahagia tersendiri di hati para donatur.
“Alhamdulillah kami ikut seneng melihat anak-anak seneng dan temen-temen juga bersemangat untuk berbagi buka puasa seperti ini” ucap bu Dini, perwakilan Aksi Berbagi Berkah (salah satu donatur berbagi buka puasa untuk siswa SMART Dompet Dhuafa).